Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2022

Jangan Ragu Beralih ke Panel Surya Bersama Utomo SolaRUV

Gambar
  Masalah listrik sepertinya menjadi prioritas paling atas dalam anggaran rumah tangga. Nggak bisa dipungkiri bahwa jika dilihat dengan detail, hampir semua perangkat elektronik yang dipakai di rumah bergantung 100% pada penggunaan listrik.   Mulai menghidupkan penyejuk ruangan (AC) hampir 24 jam, TV, lemari es, penanak nasi, akuarium, laptop, telepon seluler, lampu semua ruangan, belum lagi setrika dan kebutuhan bebikinan kue menjelang lebaran yang menggunakan alat pemanggang listrik.   Apalagi sejak pandemi semua kegiatan dilakukan di rumah. Melihat tarif dasar listrik (TDL) yang makin naik, keluarga kami bener-bener berusaha menghemat penggunaan listrik. Jika nggak diperhatikan, anggaran listrik bakalan menguras dompet, hiks.   Rasanya setiap keluarga pasti tergantung pada listrik dan merasa dunia sejenak berhenti ketika listrik PLN padam apalagi jika tanpa pemberitahuan. Apalagi emak-emak seperti saya yang nyuci baju aja juga bergantung pada listrik. Hiks sumber ...

Bulan Imunisasi Anak Nasional, Upaya Mengejar Hak Imunisasi Lengkap di Tengah Pandemi Covid-19

Gambar
    “Ayah, Luigi waktunya booster imunisasi MR. Yuk kita ke Rumah Sakit, biar Luigi nggak kena campak” mohonku pada suami “jangan” “kamu tahu sendiri kondisi Rumah Sakit penuh pasien Covid-19” alasan suami “telepon rumah sakit dulu, Yah. Mungkin saja bagian imunisasi anak dipisah tempatnya” saran saya “tapi di parkiran kan tetap bisa berpapasan dengan orang yang covid, belum lagi di ruang pendaftaran dan saat antri. Banyak virus covid dimana-mana, nanti tertular. Ibarat ulo marani gepuk (ular mendatangi pukulan/bahaya). Tunda aja sampai kondisi aman. Bila perlu sampai pandemi selesai” suami tegas menolak tepat setahun yang lalu.   Permohonan saya pada suami bukan tanpa alasan. Di usia 2 tahun, anak saya –Luigi- pernah demam yang tak kunjung turun sepulang dari desa. Sesampainya di Surabaya, mulai muncul ruam merah. Awalnya hanya di punggung, lalu menjalar hingga seluruh tubuh. Kami segera membawanya ke rumah sakit.   Setelah sehari berada dikamar biasanya, sekonyong-...